kutemukan hal tersembunyi lagi pada puncak bias candra di remang malammu,
menatapmu dan bergetar rasaku,
yang kutahu, kau berada pada pertapaan semu tatkala kau berada pada bimbang meluapkan duka.
aku menatapmu di remang cahaya sang candra yang mampu menyembunyikan air matamu,,,
aku tahu cerukmu membeku..
aku tahu, kau terbelenggun dalam diammu...
yang kutahu,
aku merasakan dukamu,,
aku tak tahu aku mampu begitu...
to: kau yang hanya mampu diam tatkala duka membelenggu
No comments:
Post a Comment